MANAJEMEN PERKANTORAN

MANAJEMEN PERKANTORAN

 

“Kantoor” berasal dari kata belanda (kantoor) yaitu: ruang, markas, jawatan instansi

office berasal dari kata inggris yaitu: tempat dimana pelayanan profesioanl dilakukan.

 

Unsur-Unsur Manajemen Perkantoran

  1. Ilmu dan seni
  2. Proses-proses managemen
  3. Elemen managemen perkantoran
  4. Personil, bagaimana merencanakan seorang bekerja sesuai denganbakat dan talentanya
  5. Peralatan, membantu personila dalam menjalankan aktifitasnya
  6. Lingkungan
  7. tujuan, Tujuan spesifik

 

Managemen Ilmiah meliputi

  1. Seleksi pekerja
  2. Adanya standarisasi hasil, pelaksanaan pekerjaan. Jika berlebih diberi nisentif dan jika lalai diberi sanksi
  3. Memeberikan pelatihan bagi karyawan

 

Fungsi Dan Status Maneger Kantor Adalah Sebagai Orang Yang Paling Bertanggung Jawab Terhadap Semua Pekerjaan Kator

 

Kriteria Yang Menetukan Kepantasan Maneger Kantor

Ø      Kualifikasi pendidikan dan pelatihan

Ø      Pengalaman, kemampuan pelatihan yang dimiliki pada satu bidang tertentu

Ø      Faktor kualitas individu seperti: kemampuan seseoranguntuk menjalin hubungan/ kejasama dengan orang lain, tanpa merasa diperintah

 

ORGANISASI PERKANTORAN

Beberapa Langkah Dalam Pengorganisasian Perkantoran

Ø      Pengelompokan aktivitas-aktivitas penting dalam perkantoran dan mengklasifikasikannya menjadi fungsi-fungsi utama

Ø      Memilih pekerja, supervisi, eksekutif yang cocok untuk masing-masing seta mengalokasikan tugas-tugas dan tanggung jawab berdasarkan kemampuan

Ø      Menyediakan fasilitaas penting penunjang pekerjaan sesuai dengan kondisi kerja agar pekerjaan berjalan efektif dan efisien

 

Secara Umum Ada 12 Prinsip Oraganisasi

1)      Prinsip Kesatuan Tujuan, koordinasi semua aspek-aspek dalam organisasi

2)      Prinsip Efisiensi, struktur organisasi harus menentukan cara-cara paling efisien dalam pencapaian tujuan baik dalam ekonomi maupun efektifitas

3)      Prinsip Pembagian Kerja

4)      Prinsip Rentang Kendali/ Rentang Supervisi, menyangkut jumlah bawahan yang dikendalikan. Rentang kecil 4-8 orang. Rentang besar 8-15 orang

5)      Prinsip Skala Kewenangan, berkaitan dengan hubungan tasan dan bawahan. Jika bawahan mengalami suatu masalah bidang tertentu, ke bagian apa harus mengadu

6)      Prinsip Tingkat Kewenangan Dalam Pengambilan Keputusan

7)      Prinsip Kesatuan Perintah, berkaitan dengan alokasi tanggung jawab dan delegasi wewenang yang diterima bawahan

8)      Prinsip Definisi Fungsional, agar tidak terjadi tumpang tindih, maka organisasi perlu memperjelas tugas dan tanggunga jawab masing-masing posisi dan hubungan organisasional dengan sisi lain

9)      Prinsip Kelembagaan, keseimbangan dalam sentralisasi dan desentralisasi agar tidak terjadi konflik

10)  Prinsip Fleksibilitas, kemampuan utnuk beradaptasi dengan lingkungan bisnis dan inovasi teknologi

11)  Prinsip Fasilitasi Kepemimpinan, struktur organisasi harus kondusif terhadap tumbuhnya posisi kepemimpinan mangemen

12)  Prinsip Kontinuitas, organisasi harus berkembang untuk kesenambungan eksistensi melalui pembaruan tujuan, rencana dan menyediakan peluang bagi pengembangan managemen masa depan.

 

Tipe organisasi secara umum

Tipe organisasi lini/garis dengan ciri:

Ø      Tujuan organisasi masih sederhana

Ø      Organisasinya kecil

Ø      Jumlah karyawannya sedikit

Ø      Pimpinanan dan semua karyawan saling berhubungan dan dapat berhubungan setiap hari kerja

Ø      Hubungan pimpinan karyawan bersifat langsung

 

Keuntungan organisasi lini

Ø      Adanya pembagian tugas dan tanggunga jawaba yang jelas

Ø      Jelas arah pertanggung jawabannya

Ø      Pengambilan keputusan lebih mudah

Ø      Disiplin yang ketat iantara para anggotanya

Kelemahan tipe organisasi lini

Ø      Cenderung tidak terkoordinasi dengan baik karena masing masing lini independen dalam pencapaian tujuan

 

Tipe organisasi lini dan staf, dengan ciri:

Ø      Organisasinya besar dan bersifat komplek

Ø      Jumlah karyawan banyak

Ø      Daerah kerja luas

Ø      Hubungan kerja langsung tidak memungkinkan

Ø      Specialalisasi beraneka ragam diperlukan dan digunakan secara maksimal

Ø      Terdapat tiga komponen utama

ü      Pimpinan

ü      Pembantu pimpinan

ü      Pelaksana

Kelebihan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: